Haruskah ku merindu di setiap saatnya agar kau tetap terjaga disisiku ??
Egonya, ku serakah akan cintamu..
Yang seharusnya aku tak perlu lagi mempertanyakan apakah kau masih
menyimpan harapan yang sama denganku, bukankah yang perlu ku tau hanya “hatiku
sendiri”..
Cukup, Cukuplah beberapa hari ini, ku mengekang jiwa ku untuk menghapus
namamu, padahal sang pencinta masih mengharap cinta itu terjaga disini.. *nunjuk
kehati* pantas saja sakit dan melelahkan.. :'(
Kali ini sepertinya aku betul betul telah mengerti, bukankah setiap
rasa adalah anugrah yang kita dituntut
untuk mensyukurinya, bukan memaksa memilikinya.
Aku hanya perlu menguburmu saat ini, tapi tidak menghapusmu !
“bagaimana mungkin aku dapat terbang mencari cinta yang lain, sementara
sayap – sayapku telah patah karenamu - Khalil Ghibran”
Aku hanya perlu mencintaimu dengan sederhana,,
“seperti isyarat yang tak sempat di sampaikan mendung pada awan yang
menjadikannya hujan, seperti isyarat yang tak sempat di sampaikan malam pada
siang yang menjadikannya tiada – khalil Gibran”
Aku tak perlu berusaha membencimu karena kita tidak berakhir, sama sekali
tidak !! kita baik – baik saja, karena kita berbeda bukan ? tidak seperti
kebanyakan remaja yang berakhir kemudian saling membenci – karena kita
sama-sama paham dan mengerti – cinta itu suci, tidak menghinakan – cinta itu
berharga, tidak murahan – cinta itu titipan Allah, maka biarkan Dia yang menuntunnya.
Yup.. betul, kita hanya memperbaiki spasi yang mulai menyempit, sebab
sadar bukanlah hak kita menentukan kebersamaan di hari esok, dan aku ? aku
hanya perlu mengikat cinta untukmu dalam bingkai sederhanya yang bernama
tawakkal, agar tidak menjadi liar.
Meski awalnya begitu berat, dan akhirnya rela..
Perlu kau tau, aku rela bukan atas dasar penolakanmu yang begitu kejam..
Hanya Karena ingin cinta ini tak ternoda, akibat terucap sebelum
waktunya..
Aku ingin mencintai penciptamu sepenuhnya sebelum mencintaimu
Aku ingin meminta restu pada sang maha cinta, untuk mengabdikan setengah
cinta daripadanya untukmu, dan membuktikan bahwa cinta kita abadi dalam setiap
iringan do’a disetiap usaiku bersujud
Aku ingin mempersembahkan ibadah terbaikku karena-Nya, bukan karena mu,,
hingga akhirnya aku dipantaskan untukmu :)
Mari kita saling mencintai dalam senyap malam, yang hanya
bintang-bintanglah yang mengerti akan isyaratnya,
Mari kita saling mencintai diam-diam, sepeti rumput yang hanya mampu
berbicara dalam hati
Percayakan Allah yang menjaga cinta kita, maka kemanapun cinta kita
masing-masing bermusafir, ia akan tau cara tuk kembali – karena cinta yang
abadi selalu menuntun tuk temukan jalan pulang ^_^
http://about.me/mumuthamuth



- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact