Assalamu
Alaikum Wr.Wb.
saya menyadari bahwa takkan pernah ada yang kekal dan
abadi, setiap pertemuan selanjutnya akan ada perpisahan dan dimana ada kegembiraan akan
diakhiri dengan air mata kesedihan, karea itu sudah merupakan ketentuan yang
harus dijalani oleh anak manusia. Ini tidak berbicara hokum ketukan palu, namun
ini adalah hokum alam yang akan elalu berputar. jangankan kita berpisah, jiwa
pun akan berpisah dengan raga, begitulah kita ditakdirkan yang Maha Kuasa di
muka bumi ini kita dipertemukan lalu dipisahkan.
Trimakasih atas
kesempatan yang telah diberikan untuk
mengucapkan sepatahkata sebagai sampul
dalam membungkus suatu kenangan yang tak dapat terlukiskan.kenangan 3 tahun
yang begitu cepat terlwatkan, begitu singkat, bagaikan anak panah yang terlepas
dari busurnya.
Kata orang kita tak akan lepas dari masa lalu, maka
dari itu kakakku,.. jadikanlah
masalalumu sebagai cerminan
untuk menapaki masa gemilang kedepan, ingat selalu akan nasihat guru-guru
ketika ia marah. Kemarahannya adalah anugerah bahwasanya mereka masih mengharapkan kesuksesan kakak-kakak
kedepan, kesuksesanku juga kesuksesan adik-adikku kelak.
Ingat selalu ketika ia membina kita, bagai emas murni
yang akan dibentuk menjadi sebuah perhiasan. Kadang dipukul, dicelup, dibakar,
lalu dipukul lagi hingga membentuk sebuah cincin yang bertahtakan berlian. Tak
butuh sedikit kesabaran akan hal itu, akan tetapi mungkin dalam keadaan yang
tidak sadar, lantas kita mengeluh bahkan menambahkan berat beban yang ada
dipundaknya dengan sebuah tuntutan karena tidak terima, jikala hal tersebut
sudah disadari sejak hari kemarin, saya percaya maaf telah terlontar dari hari
kemarin pula, akan tetapi jika kesadaran itu barulah menghampiri, di detik-detik
terakhir bersua ini, gapailah tangannya, ucapkan beberapa kalimat yang
melambangkan satu kata maaf.
Di detik terakhir ini pula, terasa air mata ingin keluar dari peraduan, terasa selaputnya
begitu lemah untuk menahan air mata,
ketika fikiran jauh menerawang bahwa segala hidup yang dilalui sebiasa mungkin
pada hari-hari kemarin akan berubah.
Engkau datang
dengan segala cinta
Lalu kau pergi
dengan segala cinta
Hari ini kita
bersama dengan segala cinta
Kuharap esok
kita terpisah, tetap dengan segala cinta
Ada bening
dimanik matamu
Ketika kusambut
tanganmu
Dan kau beri aku
damai
Disaat
keharu-biruan
Menyengat merah
jambu
Kita berjalan
bersama,
Lantaran kita
sepakat
“ada cinta
diujung matahari sana”
Satu hal yang pasti
Ruang dan waktu tak akan menghapus segala jejak yang pernah ada
Antara kalian dan aku
Antara kalian dan mereka
“ SENGEKA SIMATA JARUNG UBALI
SENGE TOKKI SIPUPPURENG LINO”
^ini saya bacakan pada tahun 2011, saat itu saya mewakili kelas XI mengucap kata pisah untuk kakak2 klas XII^
- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact