BISMILLAH.. ALHAMDULILLAH


Jangan lupa FOLLOW IG @amuthek dan SUSCRIBE my youtube channel Andi Mutmainnah Idris 😉

Kamis, 14 Februari 2013

DEWA DIKALA HUJAN


Dan ketika alam hidup, mengajarkan kekejaman
Segala bayangan tergambar sepi  yang terus berdetak pada arloji
Menerawangkan waktu yang sehitam dedak kopi
Dewa dikala hujan selalu melambangkan akan dirimu..
Yang nestapa selalu akan haus kedendaman

Dengarlahh kata dalam sanubari ini..
Telah habis masa tuk menganggap kau dewa matahari,
 kini telah malam dan saatnya tuk terlelap, dari bias- bias yang menerawangkan wajahmu sang politikus
Sampai kapankah kau akan menjadikan batu sandungan sebagai cambuk kekuatanmu?
Sampai kapan?...
Sampai kapan kau merasuk pada jiwa jiwa anak bangsa yang kelam ?
Sampai kapan?
Sampai kapan anak bangsa menekuk dibawah ketiak politikus yang dianggapnya dewa?
Sampai kapan?

Haii kau politikus yang menyelinap di hati anak kami yang sedang bimbang akan kebodohan
Membisikkan sejuta syair dusta yang indah
Lepaskanlah hati mereka

Hii kau anak-anak masa depan….
 jangan kau biarkan kata2 dewanya merasuki relungmu yang sedang kelabu
Sekarang bukan lagi masanya menepuk dada
Haii.. inilah saya anak yang bersembunyi di belakang orang yang begitu tangguh
Begitu kuat…
Begitu berkuasa…
Punya segalanya….
Telaahlah anakku, saat tersesat kaukan mencari
Telaahlah anakku, Politikus pun akan mati.

0 komentar:

Posting Komentar

apa komentar kamu?

Powered By Blogger
 
;