Mengejar cintamu dengan sederhana
hingga isyarat cinta bertabur sedamai mungkin
seperti jingga yang selalu menjadi warna bagi senja
ini langit biru yang mencintai senja
kala senja menyapa
ia kan merona jingga
ini aku yang mencintaimu
kala engkau hadir menyapa
wajahku merona merah
jantungku menggema hingga ke bilik-serambi
Menanti cintamu dengan sederhana
jika ia mengusang, biarkanlah
jika mahluk bernama "kamu"
kian menghapus debu tipis yang menyelimutipun takkan ku cegah
ku lebih memilih tersenyum
meski untuk setiap suka dan duka
sebab yang ku pahami
seharusnya, cinta itu damai
NB: PUISI ALAY (anak layangan lebay gila), mungkin karena abis makan banyak banget :D
^^u^^uth


0 komentar:
Posting Komentar
apa komentar kamu?