BISMILLAH.. ALHAMDULILLAH


Jangan lupa FOLLOW IG @amuthek dan SUSCRIBE my youtube channel Andi Mutmainnah Idris 😉

Biarkan Jemarinya Menyentuhmu ^PUISI^ (4) Dibalik Wajah Dunia (12) Suara untuk Negeri (5) Syair Ilalang (6)
Tampilkan postingan dengan label Biarkan Jemarinya Menyentuhmu ^PUISI^. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Biarkan Jemarinya Menyentuhmu ^PUISI^. Tampilkan semua postingan
Rabu, 20 Februari 2013 0 komentar

JINGGA CINTA.KU

Mengejar cintamu dengan sederhana
hingga isyarat cinta bertabur sedamai mungkin
seperti jingga yang selalu menjadi warna bagi senja

ini langit biru yang mencintai senja
kala senja menyapa
ia kan merona jingga

ini aku yang mencintaimu
kala engkau hadir menyapa
wajahku merona merah
jantungku menggema hingga ke bilik-serambi 


Menanti cintamu dengan sederhana
jika ia mengusang, biarkanlah
jika mahluk bernama "kamu"
kian menghapus debu tipis yang menyelimutipun takkan ku cegah

ku lebih memilih tersenyum
meski untuk setiap suka dan duka
sebab yang ku pahami
seharusnya, cinta itu damai

NB: PUISI ALAY (anak layangan lebay gila), mungkin karena abis makan banyak banget :D
  ^^u^^uth
Kamis, 14 Februari 2013 0 komentar

DEWA DIKALA HUJAN


Dan ketika alam hidup, mengajarkan kekejaman
Segala bayangan tergambar sepi  yang terus berdetak pada arloji
Menerawangkan waktu yang sehitam dedak kopi
Dewa dikala hujan selalu melambangkan akan dirimu..
Yang nestapa selalu akan haus kedendaman

Dengarlahh kata dalam sanubari ini..
Telah habis masa tuk menganggap kau dewa matahari,
 kini telah malam dan saatnya tuk terlelap, dari bias- bias yang menerawangkan wajahmu sang politikus
Sampai kapankah kau akan menjadikan batu sandungan sebagai cambuk kekuatanmu?
Sampai kapan?...
Sampai kapan kau merasuk pada jiwa jiwa anak bangsa yang kelam ?
Sampai kapan?
Sampai kapan anak bangsa menekuk dibawah ketiak politikus yang dianggapnya dewa?
Sampai kapan?

Haii kau politikus yang menyelinap di hati anak kami yang sedang bimbang akan kebodohan
Membisikkan sejuta syair dusta yang indah
Lepaskanlah hati mereka

Hii kau anak-anak masa depan….
 jangan kau biarkan kata2 dewanya merasuki relungmu yang sedang kelabu
Sekarang bukan lagi masanya menepuk dada
Haii.. inilah saya anak yang bersembunyi di belakang orang yang begitu tangguh
Begitu kuat…
Begitu berkuasa…
Punya segalanya….
Telaahlah anakku, saat tersesat kaukan mencari
Telaahlah anakku, Politikus pun akan mati.
Kamis, 03 Januari 2013 0 komentar

PUTRI DIBIAS CERMIN

diriku bercermin layaknya putri
sepertinya aku begitu jelita
sepertinya kegemaran bagi para adam

dalam cerita
sepertinya aku kembang seorang diri
kemana semua wanita?,
masihkah mereka bercalon dalam rahimku?

pantas saja diriku kembang idaman,
laksana mawar merah ditengah padang pasir

sepertinya dia menyukai, begitu juga dengan dirinya
ku tau engkau juga punya rasa demikian, apalagi dengan dikau

maka...
kubiarkan Ilahi menjawab
akan ku bawa kemana perasaan-perasaan mereka?

sebab aku bunga tidak diperuntukkan 1000 kumbang
maka aku lebih memilih menjauh dari ombang ambing lautan padang pasir yang sepi
menjauh dari hadapan cermin
yang berbias khayalan putri kembang
Kamis, 27 Desember 2012 0 komentar

Pangeran Kuda Bising

NGENG..NGENG..BUM..BRUM..
dirimu melintas melaluiku begitu cepat
NGENG..NGENG..BUM..BRUM..
membuat bising menyelimuti telingaku tuk beberapa jenak
NGENG..NGENG..BUM..BRUM..
mataku terbelalak menerka-nerka disetiap jengkal perpindahanmu
hingga kau menjadi satu titik yang menghilang

adakah kau berbalik tuk sejenak?
memandangiku yang mematung dan menganga bersamaan

cukup bagiku memandangimu disetiap sore
kembali menatapmu yang melintas kilat
bersama kuda bisingmu yang setia
hingga jingga pada senja memudar
hingga sore-soreku habis termakan waktu
atau dirimu yang tak lagi berlalu
Powered By Blogger
 
;