BISMILLAH.. ALHAMDULILLAH


Jangan lupa FOLLOW IG @amuthek dan SUSCRIBE my youtube channel Andi Mutmainnah Idris 😉

Kamis, 10 Oktober 2013

Retakan Kisah Tadi

“cerita ini, berakhir hari ini..
cerita ini bukan cerita masa depan..
Aku hanya ingin membencimu untuk hari ini..
Dan esok, kau masih akan tetap menjadi temanku..” ^_^


Umur memang tak pernah menjamin akan sejalan dengan perilaku/sikap seseorang yang di sebut “dewasa”. Dan hari ini, kau salah satu dari banyak yang membuktikan itu.

Bermula dalam forum diskusi suatu mata pelajaran dikampus tadi. Aku yang masih lugu dan tanpa dosa (hehe.. keceplosan) mencoba memberi tanggapan.
Saat mulai berbicara, kurasa hening. Namun disela – sela cakapku itu, suara menggerutu dari belakang membuat ku diam dan mencari sumber suara.
“Ada apa?” aku beralih perhatian. Dipojokan sana ada 3 lelaki kekar yang satu diantaranya mengeluarkan suara keras, menunjuk – nunjukku, dan dua diantaranya ikut berbicara membenarkan. Jadilah aku badut pancoran saat itu, malu jiddan!

Hanya pembelaan singkat ku saat itu, yang membuat kau akhirnya bungkam“maaf, tak ada forum di atas forum”.
Kau mempermasalahkan etika berbicaraku yang rada – rada tak formal alias berlogat alasannya“tak mengerti” yaiyyalah tak mengerti, semua orang liat kok, bukannya nyimak, dibelakang kau malah nyalin tugas..

huh.. berbicara masalah etika, apakah yang kau lakukan saat itu benar? Jika aku salah? Apakah itu berarti kau benar? Sayang sekali jawabannya tidak!, apakah memotong pembicaraan orang lain tanpa intrupsi atau setidaknya permisi kapada moderator dapat dikatakan ber-etika? atau Berbicara dengan kasar dalam forum, adalah ber-etika?
Pantas aja jadi jomblo ngehok! Kasian banget yang mau (astagfirullah :D)

***

Ku lanjutkan paparanku yang sempat pending dengan wajah tekuk mirip koruptor naik becak. dan saat duduk kembali, terjadi deh hujan lokal, tangis ku berderai tak tertahan.
 
terimakasih atas perlakuanmu siang td brey...
jika itu untuk menjatuhkanku,
maka katakan selamat tinggal pada angan2mu itu

karena kau menyerang..
aku harus jauh lebih kuat bukan? logikanya begitu!

disaat yang lain, saat tiba giliran salah satu dari ketiga laskar pembela *etika itu memaparkan tugasnya, silih berganti dorongan teman – teman menyuruhku menanggapi (baca: menjatuhkan)
hallow guys? yang benar aja, tanpa kukritikpun tugasnya udah berantakan gitu, kasiankan kalau harus lihat mukanya yang juga ikut berantakan akibat tak bisa menyangga kritikanku, heheh :D

sederhana saja brey..
kau tau ?
aku tak perlu meng-gonggong,
untuk melawan gonggonganmu.
aku tak perlu membenci,
untuk melawan kebencianmu.
dan itu yang membedakanku denganmu

efeknya?
Persentasiku yang biasa saja, mendapat tepukan membahana dari teman – teman (nanti, nanti yah minta tanda tangannya. :D hihih)
Bukan Cuma itu, saat pelajaran usai, geng laskar pembela *Etika bertengkar dengan geng pembela “Aina” (hahah.. jadi terharu..) tapi aku gak mau ikutan ah, mending ladenin teman – teman yang minta nope dengan beribu simpatinya yang nampak meski tanpa mereka katakan, (narsis dikit, dikit aja kok) ;) :D

kurasa..
tanpa ku katakanpun,
aku telah mengalahkanmu..

^teriakkan!!! "cinta damai"

3 komentar:

Unknown mengatakan...

Sekuat apa pun gunjangan
Lontara kata tak penting
yang dia tujui padamu
berpaling saja dari dirinya
jikalau perlu hentakkan
tanggan didada
lalu tunjuk dirinya
sambil berkata ocehan mu yg tak bermutu
simpan saja buat massa depan mu..!
:/

Unknown mengatakan...

super sekali Aina :)

Andi Mutmainnah Idris mengatakan...

Suryanti @ bekas pejuang yah bu ? heheh

Laurasti @ Makasih sist ^_^

Posting Komentar

apa komentar kamu?

Powered By Blogger
 
;